Archive for July, 2007

20
Jul

Cinta Halal

Istri:    Wajahmu kok suram begitu?

Suami: Andai saja 10 tahun lalu kita mau bersabar, tentu saat ini kita sedang semangat-semangatnya bercinta.

Istri:    Akhirnya kamu menyesali juga perzina…

Suami: Sssstt! Jangan keras-keras! Nanti mereka mendengar. Lagipula, selama ini kita saling mencintai. Kecuali kita melakukannya sama pelacur, gigolo, om senang a…

Istri:    …tau tante girang. Itu baru zina. 10 tahun yang lalu kamu juga ngomong begitu supaya aku mau melakukan. Lantas, apa yang kau sesali?

Suami: Setidaknya, kita punya semangat bercinta. Sementara di lain pihak kita dipusingkan biaya resepsi. Andai 10 tahun lalu kita mau menunggu, sekarang kita tidak terlalu pusing.

Istri:    Tapi ada enaknya juga. Sekarang kamu tidak perlu buru-buru keramas gara-gara takut apes atau kita tidak perlu pura-pura praktek mencetak foto di kamar. Tidak usah lagi jantungan waktu lihat hasil testpack. Dan sekarang aku bisa konsentrasi nonton film di bioskop.

Suami: Itu juga yang membuatku sedih. Baru seminggu semenjak Ijab Kabul, aku sudah merindukan kreatifitas-kreatifitas kita dalam mengelabui mereka. Kalau begini, rasanya tidak menantang sama sekali.

Istri:    Sebenarnya aku juga rindu saat-saat itu. Bagaimana kalau kita cerai saja. Jadi kita bisa pacaran lagi. Toh, aku akan selalu mencintaimu dengan kita resmi nikah ataupun tidak.

Suami: Kalau saja mereka tidak mendengar hasutan tetangga. Kalau saja mereka tidak ingin menimang bayi.

Istri:    Padahal di panti asuhan banyak bayi nganggur. Dan lagi, tetangga maunya kita menikah tapi tidak mau tahu urusan biayanya. Ya sudah, kita cerai saja.

Suami: 3 bulan lagi kita cerai.

Istri:    Lama amat?

Suami: Masa Iddah.

Istri:    Ruwet! Mau nikah ruwet mau cerai ruwet!

Suami: Sudahlah, yang penting mereka dan tetangga tidak lagi menyebut kita sebagai pasangan haram.

Istri:    Ah! Aku jadi ingat kejutan yang akan kuberikan kepadamu.

Suami: Mana, mana?

Istri:    Coba lihat tengkukku.

Halal_1

Suami: Wah!!! Simbol apa itu?

Istri:    Kamu ini! Makanya kalau belanja bumbu masakan diperhatikan. Biar kamu bisa baca tulisan Arab.

Suami: Halal?! Kok halal?!

Istri:    Sekarang aku adalah pasangan bercintamu yang paling halal.

Suami: Itu tato asli

kan

?

Istri:    Betul. Coba kamu raba.

Suami: Istriku, kamu sekarang memang halal. Tapi, besok kamu harus memakai konde untuk acara resepsi. Kalau mereka tahu kamu bertato, tidak usah pakai masa iddah kita langsung disuruh bercerai dunia akhirat.

Istri:    Aduh!!! Bagaimana ini?

Suami: Ya sudah, ditutupi syal saja. Mumpung lagi trend.

Istri:    Memang mau naik gunung. Mana ada manten tradisional pakai syal. Aduh, kenapa aku bisa lupa kalau harus pakai konde?!

Suami: Pakai jilbab saja. Manten berjilbab juga trend.

Istri:    Gila! Sembahyang saja tidak pernah mau pakai jilbab.

Suami: Tidak apa-apa. Di KTPmu tertulis Islam

kan

.

Istri:    Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaargh!!!!

(I wish I had that kind of tattoo)